Coretan Dinding Dyotarunaway

"terlalu sayang untuk dilupakan" itu kata yang saya lukiskan hingga lahirlah blog ini berbagai artikel yang memacu semangat saya untuk selalu belajar. banyak hal yang membentuk sifat dan karater manusia. ilmu pengetahuan yang tercecer dimana-mana bisa kita ambil dengan gratis tanpa harus membayar banyak pengalaman orang disekitar kita dan yang kita alami sendiri. tahapan demi tahapan berjalan sesuai kedewasan kita menyikapi ilmu.

Minggu, 17 November 2013

Busana muslim murah semarang

Dapatkan Baju Murah trendy busana muslim, hijab, baju muslimah yang mengikuti perkembangan mode sekarang di www.imelfashionshop.com lokasi semarang bisa COD langsung lho. perlu dicoba aman dan recomended seller!!

Senin, 23 Mei 2011

Belajar Fotografi

        ALAM INI TERLALU INDAH UNTUK DILEWATKAN

                            
Kesibukan baru nih seneng foto-foto landscape soalnya dulu waktu kuliah sering jalan-jalan merasa dokumentasilah yang bisa menceritakan jejak perjalanan kita. dulu sih cuma make seadanya, adanya hp ma camdig aja sudah bagus, rugi juga klo ketingaalan moment bagus pada waktu perjalanan kita soalnya gak bisa diulang sih mas bro... setiap moment kan berbeda gak bisa disamakan walau diulang.............
wah fotonya dikit aja ya soalnya ntar terlau berat, dengan hobby baru ini jadi pengen keliling Indonesia nih hehehehe.................
                          

                                                               Location  Kinarum River




                                                                 Location Pagat River


                                                                  Location lok laga river

Sabtu, 30 Oktober 2010

Kutipan "MANTRA" Dedy Corbuzier

  • "Katakan."


"Berikan aku rumusan kehidupan, rahasia kehidupan, dan
jawaban dari inti kehidupan."


  • "Pertanyaanmu terlalu universal, sulit untuk dijawab dengan kata-kata. Semuanya bersifat misteri.""Namun aku yakin ada jawaban dari semua pertanyaan itu.""Menurutku jawaban dari semua itu adalah bagaimana kita bersikap."

"Caranya?"


  • "Air... jadilah seperti air, maka kamu akan mendapatkan rahasia kehidupan di dalamnya."


"jelaskan tentang menjadi air."


  • "Ada sesuatu yang sangat menarik dari air. Air selalu berubah, namun di lain pihak, air tetaplah air. Air tetap sama... hanyalah air." "Air tetaplah air, namun air berubah mengikuti hal lain, mengikuti wadahnya. Gayanya sangat alami dan berirama, lembut dan halus, namun selalu berubah. Bentuknya tidak pernah tetap, namun volumenya selalu sama. Semua itu terjadi dengan sendirinya; gerakan dan bentuknya sangat cepat dan alami." "Air adalah simbol kehidupan yang alami, langkah yang alami. Air bukanlah benda yang dapat dipegang, namun zat yang berubah mengikuti alam sekitar... sebuah irama yang mengalir." Seperti air, kita harus berubah secara alami mengikuti bentuk kehidupan, dan tidak bertentangan dengan alam kehidupan, tidak memaksa dan tidak menolak alam kehidupan. Hal ini berlaku dalam segala hal... mengikuti irama kehidupan, berjalan dengan batin dan keyakinan, kediaman dan ketenangan." "Di bawah surga tidak ada apa pun yang lebih lembut daripada air, dan tidak ada yang sekuat air. Air membantu sekaligus dapat membunuh, namun air itu diam dan terus mengalir. Tidak ada bandingannya." "Manusia lahir lemas dan lembut, sedangkan di saat kematiannya, manusia berubah menjadi kaku dan keras. Daun yang hidup sangat halus dan lembut, sedangkan daun yang mati begitu kering dan rapuh. Artinya, keras dan kaku adalah simbol kematian, sedangkan lembut dan berirama adalah simbol kehidupan."


"Lalu?"


  • "Ikuti air, pelajari intinya, caranya bergerak dan berubah." "Kekakuan tidak akan membawa kemenangan. Ranting yang kaku dan keras akan lebih mudah patah dibanding ranting yang lembut dan halus mengikuti angin. Namun air yang lembut dapat melubangi batu yang terkeras. Artinya, kelembutan dapat mengalahkan kekerasan." "Manusia mengetahui hal ini, namun jarang menggunakannya dalam kehidupan."

"Bagaimana menggunakannya?"


  • "jangan mencari jawaban untuk itu. Amati saja air dan menyatulah ke dalamnya. Pelajari dan jadilah air. Bermeditasilah bersamanya, lepaskan segalanya, kenangan masa lalu, masalah sekarang dan pikiranmu akan masa depan. Hilangkan semua itu. Tenang dan mengalirlah bersama air." "jangan mengkomentari, jangan berbicara, apalagi melawannya.""Ikuti jalan dan gerakannya, jangan mengubahnya." "Bangunlah dari tidur panjangmu, lalu nikmati keajaiban yang ada, lihatlah bunga-bunga, pepohonan, nyanyian anakanak di jalan, udara yang segar dan air yang terus mengalir." "Ketika segalanya menjadi rumit, berpikirlah seperti air dan bergeraklah seperti air." "Kembalilah ke titik awal kehidupan... berjalan dengan lembut mengikuti alam hingga kita mencapai titik akhir dari misteri kehidupan kita, yaitu kematian.... Dan selama itu, jadilah air."

"Namun bagaimana menerapkannya dalam hidup, dan
bagaimana menjawab misteri kehidupan itu sendiri?"



  • "Air. jadilah air. Mengalirlah...."

Rabu, 20 Oktober 2010

Kamu adalah Sang Peniru Hebat

Dirimu adalah peniru yang paling hebat dimuka bumi ini.... tanpa kita sadari memang begiitulah kita adanya. inilah kata-kata bijak yang saya dapatkan ketika sedang dalam keadaan stag tidak ada  ide dalam memecahkan suatu persoalan saat dimana sudah buntu untuk berfikir. Orang tua telah memberikan saya suatu ilmu yang kembali membuka cara pikir saya. tapi mengapa kita disebut seorang peniru???

Pernahkah kau mendengan istilah Power of copycat?? kita terlahir kedunia menjadi orang yang tidak tau apa, menjadi orang yang polos dan lugu. Nah kita dari proses pertumbuhan cuma diajarkan meniru secara tidak langsung oleh orang tua, apa kata pertama yang kita ucapkan ketika baru bisa berbicara?? adalah kata-kata bapak, ibu/mama, maem mimi dll.... bukankan kata kata itu yang diajarkan mereka pertama kali? kata yang diulang-ulang kepada kita diwaktu kecil. Luar biasa bukan? bahkan kita kecil pun sudah biasa manjadi peniru handal.. Ingat gak ketika kita dibangku taman kanak-kanak ketika guru menirukan kita bagaimana menyanyi lagu Pelangi-pelangi, Satu-satu dan yang lainnya?? lagi-lagi kita adalah sang peniru hebat sampai disekolah dasar kita cuma menirukan hal-hal yang meraka ajarkan kepada kita agar kita dapat tahu dan berkembang. jadi apakah meniru itu adalah salah?? 

Nah sadarlah sekarang kita tetap sang peniru hebat tapi menirulah yang baik, power of copycat mengajarkan kita meniru dengan lebih baik yaitu meniru dengan menambahkan improvement yang ideal dan cocok dengan kehidupan kita sekarang. Maka dari itu ketika kita stag akan adanya sesuatu masalah tirulah, carilah figur yang bisa untuk kita tiru selesaikan masalahmu dengan pengembangan-pengembangan lain yang dirasa sesuai dengan masalahmu. belajarlah meniru kepada setiap hal....

Pesan lain yang saya dapatkan karena kita adalah Sang peniru Hebat maka carilah idola yang pantas untuk kita tiru.. contoh dan ambilah pedoman sebagaimana cara panutanmu mengatasi permasalahanya. Ambilah yang baik buanglah yang buruk. begitu banyak Biografi tokoh-tokoh besar yang dapat kita jadikan panutan dan yang paling penting baca jalan berfikir tokoh idola yang akan kamu tiru. Kita akan tetap menjadi peniru tapi itulah proses pembalajaran yang harus dilawati.  

Pembelajaran memungkinkan seorang anak manusia berubah dari “tidak mampu” menjadi “mampu”atau dari “tidak berdaya” menjadi “sumber daya, Tanpa pembelajaran, semua itu tidak mungkin (unknown).

.