"terlalu sayang untuk dilupakan" itu kata yang saya lukiskan hingga lahirlah blog ini berbagai artikel yang memacu semangat saya untuk selalu belajar. banyak hal yang membentuk sifat dan karater manusia. ilmu pengetahuan yang tercecer dimana-mana bisa kita ambil dengan gratis tanpa harus membayar banyak pengalaman orang disekitar kita dan yang kita alami sendiri. tahapan demi tahapan berjalan sesuai kedewasan kita menyikapi ilmu.

Sabtu, 30 Oktober 2010

Kutipan "MANTRA" Dedy Corbuzier

  • "Katakan."


"Berikan aku rumusan kehidupan, rahasia kehidupan, dan
jawaban dari inti kehidupan."


  • "Pertanyaanmu terlalu universal, sulit untuk dijawab dengan kata-kata. Semuanya bersifat misteri.""Namun aku yakin ada jawaban dari semua pertanyaan itu.""Menurutku jawaban dari semua itu adalah bagaimana kita bersikap."

"Caranya?"


  • "Air... jadilah seperti air, maka kamu akan mendapatkan rahasia kehidupan di dalamnya."


"jelaskan tentang menjadi air."


  • "Ada sesuatu yang sangat menarik dari air. Air selalu berubah, namun di lain pihak, air tetaplah air. Air tetap sama... hanyalah air." "Air tetaplah air, namun air berubah mengikuti hal lain, mengikuti wadahnya. Gayanya sangat alami dan berirama, lembut dan halus, namun selalu berubah. Bentuknya tidak pernah tetap, namun volumenya selalu sama. Semua itu terjadi dengan sendirinya; gerakan dan bentuknya sangat cepat dan alami." "Air adalah simbol kehidupan yang alami, langkah yang alami. Air bukanlah benda yang dapat dipegang, namun zat yang berubah mengikuti alam sekitar... sebuah irama yang mengalir." Seperti air, kita harus berubah secara alami mengikuti bentuk kehidupan, dan tidak bertentangan dengan alam kehidupan, tidak memaksa dan tidak menolak alam kehidupan. Hal ini berlaku dalam segala hal... mengikuti irama kehidupan, berjalan dengan batin dan keyakinan, kediaman dan ketenangan." "Di bawah surga tidak ada apa pun yang lebih lembut daripada air, dan tidak ada yang sekuat air. Air membantu sekaligus dapat membunuh, namun air itu diam dan terus mengalir. Tidak ada bandingannya." "Manusia lahir lemas dan lembut, sedangkan di saat kematiannya, manusia berubah menjadi kaku dan keras. Daun yang hidup sangat halus dan lembut, sedangkan daun yang mati begitu kering dan rapuh. Artinya, keras dan kaku adalah simbol kematian, sedangkan lembut dan berirama adalah simbol kehidupan."


"Lalu?"


  • "Ikuti air, pelajari intinya, caranya bergerak dan berubah." "Kekakuan tidak akan membawa kemenangan. Ranting yang kaku dan keras akan lebih mudah patah dibanding ranting yang lembut dan halus mengikuti angin. Namun air yang lembut dapat melubangi batu yang terkeras. Artinya, kelembutan dapat mengalahkan kekerasan." "Manusia mengetahui hal ini, namun jarang menggunakannya dalam kehidupan."

"Bagaimana menggunakannya?"


  • "jangan mencari jawaban untuk itu. Amati saja air dan menyatulah ke dalamnya. Pelajari dan jadilah air. Bermeditasilah bersamanya, lepaskan segalanya, kenangan masa lalu, masalah sekarang dan pikiranmu akan masa depan. Hilangkan semua itu. Tenang dan mengalirlah bersama air." "jangan mengkomentari, jangan berbicara, apalagi melawannya.""Ikuti jalan dan gerakannya, jangan mengubahnya." "Bangunlah dari tidur panjangmu, lalu nikmati keajaiban yang ada, lihatlah bunga-bunga, pepohonan, nyanyian anakanak di jalan, udara yang segar dan air yang terus mengalir." "Ketika segalanya menjadi rumit, berpikirlah seperti air dan bergeraklah seperti air." "Kembalilah ke titik awal kehidupan... berjalan dengan lembut mengikuti alam hingga kita mencapai titik akhir dari misteri kehidupan kita, yaitu kematian.... Dan selama itu, jadilah air."

"Namun bagaimana menerapkannya dalam hidup, dan
bagaimana menjawab misteri kehidupan itu sendiri?"



  • "Air. jadilah air. Mengalirlah...."

Rabu, 20 Oktober 2010

Kamu adalah Sang Peniru Hebat

Dirimu adalah peniru yang paling hebat dimuka bumi ini.... tanpa kita sadari memang begiitulah kita adanya. inilah kata-kata bijak yang saya dapatkan ketika sedang dalam keadaan stag tidak ada  ide dalam memecahkan suatu persoalan saat dimana sudah buntu untuk berfikir. Orang tua telah memberikan saya suatu ilmu yang kembali membuka cara pikir saya. tapi mengapa kita disebut seorang peniru???

Pernahkah kau mendengan istilah Power of copycat?? kita terlahir kedunia menjadi orang yang tidak tau apa, menjadi orang yang polos dan lugu. Nah kita dari proses pertumbuhan cuma diajarkan meniru secara tidak langsung oleh orang tua, apa kata pertama yang kita ucapkan ketika baru bisa berbicara?? adalah kata-kata bapak, ibu/mama, maem mimi dll.... bukankan kata kata itu yang diajarkan mereka pertama kali? kata yang diulang-ulang kepada kita diwaktu kecil. Luar biasa bukan? bahkan kita kecil pun sudah biasa manjadi peniru handal.. Ingat gak ketika kita dibangku taman kanak-kanak ketika guru menirukan kita bagaimana menyanyi lagu Pelangi-pelangi, Satu-satu dan yang lainnya?? lagi-lagi kita adalah sang peniru hebat sampai disekolah dasar kita cuma menirukan hal-hal yang meraka ajarkan kepada kita agar kita dapat tahu dan berkembang. jadi apakah meniru itu adalah salah?? 

Nah sadarlah sekarang kita tetap sang peniru hebat tapi menirulah yang baik, power of copycat mengajarkan kita meniru dengan lebih baik yaitu meniru dengan menambahkan improvement yang ideal dan cocok dengan kehidupan kita sekarang. Maka dari itu ketika kita stag akan adanya sesuatu masalah tirulah, carilah figur yang bisa untuk kita tiru selesaikan masalahmu dengan pengembangan-pengembangan lain yang dirasa sesuai dengan masalahmu. belajarlah meniru kepada setiap hal....

Pesan lain yang saya dapatkan karena kita adalah Sang peniru Hebat maka carilah idola yang pantas untuk kita tiru.. contoh dan ambilah pedoman sebagaimana cara panutanmu mengatasi permasalahanya. Ambilah yang baik buanglah yang buruk. begitu banyak Biografi tokoh-tokoh besar yang dapat kita jadikan panutan dan yang paling penting baca jalan berfikir tokoh idola yang akan kamu tiru. Kita akan tetap menjadi peniru tapi itulah proses pembalajaran yang harus dilawati.  

Pembelajaran memungkinkan seorang anak manusia berubah dari “tidak mampu” menjadi “mampu”atau dari “tidak berdaya” menjadi “sumber daya, Tanpa pembelajaran, semua itu tidak mungkin (unknown).

.

Sabtu, 16 Oktober 2010

Letakkan bebanmu kawan setiap orang pasti punya Masalah

Teringat suatu wejangan dari orang tua ketika itu suasana hati yang sedang gundah gulana membuat segala sesuatu tindak nyaman, tidur ngak nyenyak makan ga enak dan aktivitas terhalang. itulah saat-saat dimana saya menghadapi sebuah masalah dari sebuah keputusan yang diambil, dimana pada saat itu tidak ada tempat dan tiada sahabat yang bisa memahami. sampai datanglah orang tua yang duduk disebelahku sambil berbicara tentang berbagai macam hal, tak terus terang pada waktu itu kami saling berbicara bermacam hal dan dengan paham Ia menangkap semua cerita panjang yang tanpa arah, tapi ia mengetahuinya bahwa pada saat itu aku nyemyembunyikan sesuatu masalah.

Beliau bercerita "Semua orang pasti punya masalah dan tak perlu kau ceritakan masalahmu pada orang yang tak mengerti, kau pun pasti tahu siapa orang yang pantas mendengar masalahmu, yang terlihat sekarang apakah orang yang dewasa karena masalah atau masalah yang mengendalikannya. semua orang pasti punya masalah dan sekarang persoalanya apakah masalah itu yang membuat kita tak nyaman dalam melalui hari-hari kita? lihatlah sebuah barbel dengan berat 5kg apabila diangkat terus menerus maka akan membuat tangan kita capek dan pegal, lihatlah tas gunung itu apabila disandang terus-menerus akan membuat kita kehabisan tenaga dan gagal mencapai tujuan... maka itu masalah pasti akan selalu ada tetapi tergantung bagaimana kita membawanya dan menempatkannya".

aku menyimak dengan dalam maksud dan arti yang beliau katakan. beliau bercerita lagi "Pesanku tempatkanlah masalah dalam ruang lingkupnya masing-masing jangan dicampur-campur.  coba pikirkan kebanyakan dari kita mencampurkan sesuatu yang tak semestinya, ketika kita bekerja yang dipikirkan adalah jam makan siang, apa yang dimakanlah, makan dimanalah dll, dan sebaliknya ketika kita makan yang dipikirkan bagaimana pekerjaan kita nanti ya?? apa yang harus dilakukan??....  bukakah sesuatu yang tidak sesuai tempatnya akan membuat kita ga tenang?? itulah yang membuat ngak enak tidur dan gak enak makan... cobalah selalu fokus dan nikmati apa yang dikerjakan sekarang jangan memikirkan masalah nanti karena ada waktunya dan beri waktu untuk masalahmu terkadang ada sesuatu masalah yang terselesaikan seiring dengan berjalannya waktu tanpa ketahui. maka dari itu masalah akan selalu ada tidak dapat dihilangkan yang terpenting bagaimana caranya tanggalkann bebanmu itu(masalah) sejenak cobalah menikmati sesuatu yang lain kemudian angkat kembali... tas punggung yang berat pun letakkanlah dahulu pada waktu tertentu untuk kita beristirahat karena dengan tasmu yang beratlah kamu bisa mencapai tujuanmu jadi jangan anggap masalah. tanggalkanlah sejenak isilah liburanmu jangan bawa masalahmu angkat kembali ketika kau mau memulainya lagi."

itulah kata-kata yang ku ingat, kata kata yang membuatku mampu memilah-milah kepada siapa kita menceritakan masalah. membuat terlihat hidup tanpa masalah padahal setiap orang punya masalah. mencoba mengerti sebuah masalah yang akan terselesaikan seiring berjalannya waktu. sebuah pemikiran yang meyakinkan diri sendiri bahwa masalah yang datang dari diri kita maka kita sendirilah yang mengetahuinya persis dan kita jualah yang mampu mangatasinya. orang lain hanyalah media yang kita jadikan pertimbangan terhadap jalan yang akan kita ambil. sedangkan jalan itu kitalah yang mengetahuinya.  Semakin besar pohon berdiri semakin kencang angin angin bertiup kenapa takut untuk menjadi besar karena dibawah pohon itu berapa banyak orang yang berteduh berapa banyak burung yang bersarang dan berapa banyak hewan lain yang berlindung.  Karena manusia tumbuh dewasa dari masalah bukan dari berapa lama Ia hidup.
  
Untuk yang setrezss karena masalah mulailah tertawa : )

   

Senin, 11 Oktober 2010

Dari sahabatku masih sahabatku

Teringat dengan sahabat 5 tahun silam, orang membuka sebuah wawasan tentang kehidupan yang secara tidak langsung merubah pandanganku. sahabat yang sudah lama terpisah dan bahkan mungkin sudah jauh berbeda mengenalkanku bagaimana caranya bersikap dan bersosial, ta jauh dari lantunan lagu Iwan fals yang selalu diputarnya lewat hp dan cd yang ada dikamarnya, semua orang disekitarnya mangikuti iramanya, irama sebuah kesederhanan tetapi berani dengan gurauan tawa yang sederhana dan tak melukai. begitu banyak prinsip hidupnya yang dia tularkan kepadaku begitu melekat sampai sekarang, tak ada egoisme dalam pergaulan. sahabat yang dipertemukan di sebuah pabrik kotor dengan pekerjaan yang melelahkan, meneteskan keringat tetapi membwa bahagia.
kisah klasik :
  • pernah ketika aku berjalan dengannya disebuah gang kecil yang rame lalu lalang anak kecil, begitu sopanya ia menyapa "Permisi Mas Numpang lewat" sebuah kata2 sederhana yang membuatku heran, Kok anak kecil sampai begitunya dia sapa, anak yang baru bisa pake sepeda. Aq bertanya kepadanya "kenapa tak kau marahi saja anak itu tau orang lagi jalan juga malah ganggu?" Dul katanya kepadaku "kalau kamu pernah kecil seumuran dia pernah gak kamu dimarahin orang asing yang gak dikenal?" Perrnah Kataku. "Nah Bagaimana perasaanmu?"yaaaa jengkel jawabku. "tapi bagaimana jika kita mengatakan sopan bahkan menghormati yang lebih kecil dengan panggilan mas??" aku terdiam dan berkata "Luar biasa pasti anak itu akan kagum".  
  •  suatu ketika saat jalan2 ketempat ramai bersama teman2 pabrik melihat orang2 berpacaran aku terbesit menanyakan kepada sahabatku itu "Yel (nama Panggilannya Puyel) gak ngiri pa  kamu liat orang pacaran??" diapun menceritakan banyak tentang kisahnya, dia dulu pernah mempunyai pacar lama yang kini telah mempunyai suami dengan orang lain. dia Ceritakan dengan bahasanya Dulu ada orang satu kampung yang senang dengan pacarnya, sampai senangnya begitu aku mau apel katanya aku dikeroyok orang kampung disana padahal aku gak tau apa2... wah aku pulang marah2 ku sewakan mobil sampai anak2 sini(kampungnya) pada ku bawain untuk nyerang kesana ehh oranngnya gak nongol.... sampai akhirnya pacarku bilang bahwa ada orang yang naksir dengannya dan orang tuanya mendukung sedangkan aku hanya penganguran yang tanpa masa depan. aku langsung cari orang itu dan ku bawa kehadapan cewekku. Mas aku gak mau bertengkar aku hanya mau Dia memilih yang mana yang ia suka... Pacarnya pun mengis dan hari itu tak ada keputusan apa2. sampai akhirnya datang pacarnya tadi bersama orang itu kerumah dengan membawa khabar akan segera menikah. sicewek menagis dan meminta maaf kepada ku. apapun itu,itu adalah pilihannya. Karena sebelum aku berpacaran dengannya aku pernah membuat suatu syarat, "ketika kita ada masalah selesaikan saat itu jangan berlarut, jujur mau jalan dengan siapaun entah lelaki atau perempuan boleh asal tdak ada yang ditutupi, bebas mau menggoda atau memuji orang asal jangan dibelakang pasangan, ketika kamu senang dengan orang lain bilanglah karena aku pun tidak mau bila kau terpaksa"
Banyak kisah lain yang membuat aku kagum terhadapnya, waktu itu aku baru berumur 20 tahun sedangkan ia 24 tahun Luar biasa.
orang yang mempunyai pemikiran panjang yang mengurangi masa tidurnya karena hidupnya tidak seperti manusia normal yang dihabiskan tidur 8jam dalam satu hari..hidup ini singkat 8 jam dalam satu hari kita gunakan untuk tidur maka 20 tahun kita habiskan hidup dengan sia-sia.