"terlalu sayang untuk dilupakan" itu kata yang saya lukiskan hingga lahirlah blog ini berbagai artikel yang memacu semangat saya untuk selalu belajar. banyak hal yang membentuk sifat dan karater manusia. ilmu pengetahuan yang tercecer dimana-mana bisa kita ambil dengan gratis tanpa harus membayar banyak pengalaman orang disekitar kita dan yang kita alami sendiri. tahapan demi tahapan berjalan sesuai kedewasan kita menyikapi ilmu.

Sabtu, 16 Oktober 2010

Letakkan bebanmu kawan setiap orang pasti punya Masalah

Teringat suatu wejangan dari orang tua ketika itu suasana hati yang sedang gundah gulana membuat segala sesuatu tindak nyaman, tidur ngak nyenyak makan ga enak dan aktivitas terhalang. itulah saat-saat dimana saya menghadapi sebuah masalah dari sebuah keputusan yang diambil, dimana pada saat itu tidak ada tempat dan tiada sahabat yang bisa memahami. sampai datanglah orang tua yang duduk disebelahku sambil berbicara tentang berbagai macam hal, tak terus terang pada waktu itu kami saling berbicara bermacam hal dan dengan paham Ia menangkap semua cerita panjang yang tanpa arah, tapi ia mengetahuinya bahwa pada saat itu aku nyemyembunyikan sesuatu masalah.

Beliau bercerita "Semua orang pasti punya masalah dan tak perlu kau ceritakan masalahmu pada orang yang tak mengerti, kau pun pasti tahu siapa orang yang pantas mendengar masalahmu, yang terlihat sekarang apakah orang yang dewasa karena masalah atau masalah yang mengendalikannya. semua orang pasti punya masalah dan sekarang persoalanya apakah masalah itu yang membuat kita tak nyaman dalam melalui hari-hari kita? lihatlah sebuah barbel dengan berat 5kg apabila diangkat terus menerus maka akan membuat tangan kita capek dan pegal, lihatlah tas gunung itu apabila disandang terus-menerus akan membuat kita kehabisan tenaga dan gagal mencapai tujuan... maka itu masalah pasti akan selalu ada tetapi tergantung bagaimana kita membawanya dan menempatkannya".

aku menyimak dengan dalam maksud dan arti yang beliau katakan. beliau bercerita lagi "Pesanku tempatkanlah masalah dalam ruang lingkupnya masing-masing jangan dicampur-campur.  coba pikirkan kebanyakan dari kita mencampurkan sesuatu yang tak semestinya, ketika kita bekerja yang dipikirkan adalah jam makan siang, apa yang dimakanlah, makan dimanalah dll, dan sebaliknya ketika kita makan yang dipikirkan bagaimana pekerjaan kita nanti ya?? apa yang harus dilakukan??....  bukakah sesuatu yang tidak sesuai tempatnya akan membuat kita ga tenang?? itulah yang membuat ngak enak tidur dan gak enak makan... cobalah selalu fokus dan nikmati apa yang dikerjakan sekarang jangan memikirkan masalah nanti karena ada waktunya dan beri waktu untuk masalahmu terkadang ada sesuatu masalah yang terselesaikan seiring dengan berjalannya waktu tanpa ketahui. maka dari itu masalah akan selalu ada tidak dapat dihilangkan yang terpenting bagaimana caranya tanggalkann bebanmu itu(masalah) sejenak cobalah menikmati sesuatu yang lain kemudian angkat kembali... tas punggung yang berat pun letakkanlah dahulu pada waktu tertentu untuk kita beristirahat karena dengan tasmu yang beratlah kamu bisa mencapai tujuanmu jadi jangan anggap masalah. tanggalkanlah sejenak isilah liburanmu jangan bawa masalahmu angkat kembali ketika kau mau memulainya lagi."

itulah kata-kata yang ku ingat, kata kata yang membuatku mampu memilah-milah kepada siapa kita menceritakan masalah. membuat terlihat hidup tanpa masalah padahal setiap orang punya masalah. mencoba mengerti sebuah masalah yang akan terselesaikan seiring berjalannya waktu. sebuah pemikiran yang meyakinkan diri sendiri bahwa masalah yang datang dari diri kita maka kita sendirilah yang mengetahuinya persis dan kita jualah yang mampu mangatasinya. orang lain hanyalah media yang kita jadikan pertimbangan terhadap jalan yang akan kita ambil. sedangkan jalan itu kitalah yang mengetahuinya.  Semakin besar pohon berdiri semakin kencang angin angin bertiup kenapa takut untuk menjadi besar karena dibawah pohon itu berapa banyak orang yang berteduh berapa banyak burung yang bersarang dan berapa banyak hewan lain yang berlindung.  Karena manusia tumbuh dewasa dari masalah bukan dari berapa lama Ia hidup.
  
Untuk yang setrezss karena masalah mulailah tertawa : )

   

0 komentar:

Posting Komentar