Teringat dengan sahabat 5 tahun silam, orang membuka sebuah wawasan tentang kehidupan yang secara tidak langsung merubah pandanganku. sahabat yang sudah lama terpisah dan bahkan mungkin sudah jauh berbeda mengenalkanku bagaimana caranya bersikap dan bersosial, ta jauh dari lantunan lagu Iwan fals yang selalu diputarnya lewat hp dan cd yang ada dikamarnya, semua orang disekitarnya mangikuti iramanya, irama sebuah kesederhanan tetapi berani dengan gurauan tawa yang sederhana dan tak melukai. begitu banyak prinsip hidupnya yang dia tularkan kepadaku begitu melekat sampai sekarang, tak ada egoisme dalam pergaulan. sahabat yang dipertemukan di sebuah pabrik kotor dengan pekerjaan yang melelahkan, meneteskan keringat tetapi membwa bahagia.
kisah klasik :
- pernah ketika aku berjalan dengannya disebuah gang kecil yang rame lalu lalang anak kecil, begitu sopanya ia menyapa "Permisi Mas Numpang lewat" sebuah kata2 sederhana yang membuatku heran, Kok anak kecil sampai begitunya dia sapa, anak yang baru bisa pake sepeda. Aq bertanya kepadanya "kenapa tak kau marahi saja anak itu tau orang lagi jalan juga malah ganggu?" Dul katanya kepadaku "kalau kamu pernah kecil seumuran dia pernah gak kamu dimarahin orang asing yang gak dikenal?" Perrnah Kataku. "Nah Bagaimana perasaanmu?"yaaaa jengkel jawabku. "tapi bagaimana jika kita mengatakan sopan bahkan menghormati yang lebih kecil dengan panggilan mas??" aku terdiam dan berkata "Luar biasa pasti anak itu akan kagum".
- suatu ketika saat jalan2 ketempat ramai bersama teman2 pabrik melihat orang2 berpacaran aku terbesit menanyakan kepada sahabatku itu "Yel (nama Panggilannya Puyel) gak ngiri pa kamu liat orang pacaran??" diapun menceritakan banyak tentang kisahnya, dia dulu pernah mempunyai pacar lama yang kini telah mempunyai suami dengan orang lain. dia Ceritakan dengan bahasanya Dulu ada orang satu kampung yang senang dengan pacarnya, sampai senangnya begitu aku mau apel katanya aku dikeroyok orang kampung disana padahal aku gak tau apa2... wah aku pulang marah2 ku sewakan mobil sampai anak2 sini(kampungnya) pada ku bawain untuk nyerang kesana ehh oranngnya gak nongol.... sampai akhirnya pacarku bilang bahwa ada orang yang naksir dengannya dan orang tuanya mendukung sedangkan aku hanya penganguran yang tanpa masa depan. aku langsung cari orang itu dan ku bawa kehadapan cewekku. Mas aku gak mau bertengkar aku hanya mau Dia memilih yang mana yang ia suka... Pacarnya pun mengis dan hari itu tak ada keputusan apa2. sampai akhirnya datang pacarnya tadi bersama orang itu kerumah dengan membawa khabar akan segera menikah. sicewek menagis dan meminta maaf kepada ku. apapun itu,itu adalah pilihannya. Karena sebelum aku berpacaran dengannya aku pernah membuat suatu syarat, "ketika kita ada masalah selesaikan saat itu jangan berlarut, jujur mau jalan dengan siapaun entah lelaki atau perempuan boleh asal tdak ada yang ditutupi, bebas mau menggoda atau memuji orang asal jangan dibelakang pasangan, ketika kamu senang dengan orang lain bilanglah karena aku pun tidak mau bila kau terpaksa"
Banyak kisah lain yang membuat aku kagum terhadapnya, waktu itu aku baru berumur 20 tahun sedangkan ia 24 tahun Luar biasa.
orang yang mempunyai pemikiran panjang yang mengurangi masa tidurnya karena hidupnya tidak seperti manusia normal yang dihabiskan tidur 8jam dalam satu hari..hidup ini singkat 8 jam dalam satu hari kita gunakan untuk tidur maka 20 tahun kita habiskan hidup dengan sia-sia.


0 komentar:
Posting Komentar