Berawal dari kisahku mengikuti kegiatan pendidikan mental dan fisik yang diadakan perusahaan tempatku bekerja yang berlangsung selama satu minnggu di camp tentara. Awalnya terasa sulit dan berat bukan masalah fisik maupun mental yang akan dihadapi karena cukup modal yang didapat dipecinta alam.
Pendidikan ini berjalan satu minggu tanpa HP dan tanpa rokok benar-benar padat. Semua agenda sudah terjadwal dan terencana, semua kegiatan diatur sampai sekecil-kecilnya beda jauh dengan pecinta alam yang hidup bebas merdeka. Bangun tidur sampai tidur lagi semua sesuai aturan. Padahal dulu waktu jadi mapala gak suka hal berbau dengan militer seperti resimen mahasiswa. Rambut cepak , kemana-mana hormat, sok tegak sok gagah, tapi itulah yan didapatkan selama berada disana.
Sebuah pelajaran tentang disiplin dan tatakrama yang selama ini kurang bagi anak pecinta alam, sebuah repetisi atau pengulangan kegiatan yang bermaksud mengubah kebiasaan kita yang malas,
Hidup memang penuh aturan bahkan secara agama pun tak ada satupun yang tidak diatur, mulai bangun tidur, kekamar mandi, keluar rumah dll. Disalana kulewati dengan mengalir apa adanya tanpa beban cukup membosakan juga mungkin tanpa ada rokok ditangan. Semua pelajaran fisik dan mental mungkin bisa dikuasai tapi disini kerjasama kelompok jadi tetap aja ada masalah dari yang lain akhirnya kena hukum juga.
Ingat disiplin hargai hidup kita dengan mendisiplankan diri kita sendiri, dan patuhilah aturan dan tata krama dimana kamu mengijakan kaki teringat kata-kata dalam buku steven covey “siapakah aku, aku adalah teman tetapmu. Aku adalah penolongmu yang terbesar atau bebanmu yang terberat. Aku akan mendorongmu maju atau menyeretmu menuju kegagalan. Aku sepenuhnya tunduk kepada perintahmu. Sebagian hal yang kulakukan mungkin sebaiknya kamu serahkan saja kepadaku, maka aku akan dapat melakukannya dengan cepat dan tepat. Aku mudah diatur kamu tinggal tegas terhadapku. Tunjukan padaku bagaimana persisnya kamu ingin sesuatu itu dilaksanakan dan setelah beberapa kali belajaraku akan melakukannya dengan otomatis. Aku adalah hamba dari insan besar, dan sayangnya juga hamba dari semua pecundang. Mereka yang besar telahku jadikan besar mereka yang gagal telah kujadikan pecundang. Ambilah aku latihlah aku, tegaslah terhadapku, maka aku akan meletakkan dunia dikakimu. Kendorlah terhadapku maka aku akan menghancurkanmmu “ disiplin berawal dari paksaan yang melahirkan kebiasaan .


0 komentar:
Posting Komentar